Di sisi lain, Subangkit konten imbang melawan Laskar Wong Cina.



GOAL SPOT yang ALDI Sef FROM Palembang


Sriwijaya FC (SFC) gagal mendapatkan skor penuh, memegang di 0-0 dalam pertandingan kejuaraan terus Mitra Kukar Torabika sepak bola (TSC) 2016 Jakabaring Sriwijaya stadion, Palembang, Minggu (29,5).

Raihan satu poin, tidak bisa bergerak posisi AREMA Kronos, yang sekarang memimpin klasemen dengan sepuluh poin. Tim Laskar Wong Kito tinggal di tempat kedua dengan koleksi sembilan poin dari lima pertandingan. SFC menunjukkan dengan Mitra Kukar ketiga. Namun, tim asuhan untuk Widodo Cahyono Putra itu milik Mitra Kukar karena unggul selisih gol.

“Kami kecewa dengan hasil pertandingan. Kami harus bisa menang dengan penampilan di rumah. Terutama ketika pertandingan kami memiliki banyak peluang,” kata Widodo.

Namun demikian, masih ada Widodo menghargai kinerja anak asuhnya. Menurut dia, bentuk umum dari Yu Hyun Koo dan teman-temannya dilakukan dengan kerja keras.



“Hanya ada beberapa lintas tidak menguntungkan untuk banyak kesempatan yang hilang,” katanya.

“Dari pertandingan ini, harus menjadi penilaian dilakukan, kami akan terus meningkatkan dalam beberapa pertandingan berikutnya,” kata Cilacap, Jawa Tengah.

Pada saat yang sama, pelatih Mitra Kukar, Subangkit, cukup puas Degas mencapai hasil imbang. Selain itu, pada saat yang sama memenuhi tujuan realistis SFC mantan pelatih.

“Pertandingan memberi kami banyak tekanan. Tapi saya diperintahkan untuk fokus dipertahanan sebelum terjadi serangan. Hasil ini cukup baik, namun, karena kami menghadapi lawan yang sangat serius,” kata Cy Cak, halo teman Subangkit. (CK-70)